Victoria’s Secret Dihujani Kritikan Netizen Lantaran Koleksi Terbarunya

Disnism.com – Salah satu label lingerie kenamaan yang berasal dari Amerika yakni Victoria’s Secret kembali mengundang kritikan para publik setelah menanyangkan produknya untuk pertma kalinya dalam fashion show tahunannya, Selasa malam lalu di CBS.

Seluruh model yang menjadi peserta dalam acara fashion tahunan tersebut berjalan berlenggak lenggok memperagakan lingerie dan sayap-sayap besar ini dikritik pedas oleh para feminis.

Untuk kali ini bukan masalah para model yang mempunyai badan ramping yang berjalan di panggung Victoria’s Secret dengan lingerie. Namun, kali ini pembahasan terpacu pada kostum yang dipakai model disebut kental dengan pelecehan budaya.

Seperti disebutkan, Teen Vogue yang disebut-sebut pertamakali menggiring opini publik untuk isu penghinaan budaya yang dilakukan Victoria’s Secret. “Setiap tahun fashion show Victoria’s Secret terdiri dari berbagai tema segmen. Tahun ini, salah satunya disebut ‘Nomadic Adventure’, menampilkan serentetan penampilan model yang seolah-olah terinspirasi dari pakaian suku dan penduduk asli Amerika,” tulis Teen Vogue.

Para kaum feminis mulai memberi pendapatnya lewat media sosial, terutama Twitter. “Jelas jika tema fashion show Victoria’s Secret tahun ini adalah pelecehan budaya,” kata seorang netizen. “Jadi sekarang Victoria’s Secret setuju dengan pelecehan budaya. Wow. Ok,” tulis komentar lain.

Sebenarnya masih belum jelas apakah Victoria’s Secret memang mengambil inspirasi dari suku asli Amerika atau tidak. Pasalnya, tidak selalu penggunaan bulu-bulu identik dengan stereotip Indian.

Meski dihujani kritikan, Victoria’s Secret tetap tidak menghilangkan lingerie-lingerie yang dianggap menghina dalam tayangannya. Victoria’s Secret pun saat ini tidak menanggapi pernyataan Teen Vogue yang menggunakan kata ‘kontroversi’ pada fashion show tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *